Inkubator Prodi Administrasi Bisnis STIA Bengkulu Adakan Pembekalan bagi Peserta Entrepreneur
Editor

STIA Bengkulu – Inkubator Bisnis Program Studi Administrasi Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu mengadakan kegiatan pembekalan bagi peserta entrepreneur pada Senin, bertempat di Ruang Rapat S2 kampus STIA Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam memulai serta mengembangkan usaha, narasumber dalam kegiatan ini bapak Wahyu Yuwana Hidayat dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. (5/1/26)
Pembekalan ini diikuti oleh mahasiswa peserta program inkubator bisnis yang memiliki minat dan rintisan usaha di berbagai bidang. Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar kewirausahaan, penyusunan rencana bisnis, strategi pemasaran, serta pengelolaan keuangan usaha. Selain itu, peserta juga dibekali motivasi berwirausaha agar mampu menghadapi tantangan di dunia bisnis.
Ketua STIA Bengkulu, Gustini, SE.MM., Menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat menarik sekali dan bangga karna mahasiswa sudah memiliki usaha sendiri dan sudah bisa mengembangkan serta memanajemen baik bisnis,keuangan dan digital marketingnya, dan ucapan terima kasih banyak kepada kepala perwakilan bank Indonesia provinsi Bengkulu yang sudah menyempatkan untuk berbagi ilmu dan motivasi kepada peserta entrepreneur tahun 2026.,Ungkapnya.’
Ketua Program Studi Administrasi Bisnis STIA Bengkulu, Melalu Ketua Inkobator, Rudi Hartono, MM. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Melalui program inkubator bisnis, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan ide kreatif menjadi usaha yang berkelanjutan.
Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan pembekalan dan aktif berdiskusi dengan pemateri. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta entrepreneur dapat meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri dalam menjalankan usaha, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif, khususnya di Provinsi Bengkulu. (Akh/mcstiabkl26)