MEMBANGGAKAN! MAHASISWA ADMINISTRASI PUBLIK STIA BENGKULU MEWAKILI PROVINSI BENGKULU DALAM AJANG WAJAH WASTRA INDONESIA TAHUN 2026
Editor

STIA BENGKULU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu. Salah satu mahasiswa terbaik, Dora Oktafiana Afenci, mendapat kesempatan untuk mewakili Provinsi Bengkulu dalam ajang bergengsi Wajah Wastra Indonesia tahun 2026, sebuah ajang yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperkenalkan, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya Nusantara, khususnya wastra atau kain tradisional Indonesia kegiatan ini diadakan di balai bahasa provinsi bengkulu. (26/10/26)
Keikutsertaan mahasiswa Administrasi Publik STIA Bengkulu dalam ajang tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar kampus. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa STIA Bengkulu tidak hanya mampu mengembangkan potensi di bidang akademik, tetapi juga memiliki bakat, kreativitas, kepercayaan diri, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa.
Melalui ajang Wajah Wastra Indonesia Tahun 2026, mahasiswa STIA Bengkulu diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya khas Provinsi Bengkulu kepada masyarakat luas, termasuk kain tradisional Besurek yang merupakan salah satu warisan budaya dan identitas masyarakat Bengkulu.
Ketua STIA Bengkulu, diwakili oleh Ketua Program Studi Administrasi Publik STIA Bengkulu, Ridianto, SS.,M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas keikutsertaan mahasiswanya dalam ajang tingkat nasional tersebut. Partisipasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan, menggali potensi diri, serta berani berkompetisi dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif.
Keikutsertaan dalam ajang Wajah Wastra Indonesia juga sejalan dengan komitmen STIA Bengkulu dalam mendukung pengembangan karakter mahasiswa yang unggul, kreatif, inovatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai sosial serta budaya masyarakat.
Sebagai mahasiswa Administrasi Publik, keterlibatan dalam kegiatan pelestarian budaya menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam mendukung pembangunan sosial dan budaya. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi insan akademis yang berpengetahuan luas, tetapi juga mampu berperan sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Keluarga besar Program Studi Administrasi Publik, khususnya STIA Bengkulu berharap agar perwakilan Provinsi Bengkulu tersebut dapat memberikan penampilan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik daerah dan almamater di tingkat nasional. (Akh/stiabkl26 )