STIA Bengkulu Selenggarakan Workshop dan Pendampingan Penyusunan Kurikulum Berdampak Tahun 2026

STIA Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu menyelenggarakan Workshop dan Pendampingan Penyusunan Kurikulum Berdampak Tahun 2026 sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan, dengan narasumber ibu Ir. Christofora Desi Kusmindari, MT.,IPM. ( 8/7/2026)

Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan, ketua program studi, dosen, serta tim penyusun kurikulum di lingkungan STIA Bengkulu dan peserta dari 12 Perguruan Tinggi Swasta di Provinsi Bengkulu dan Kegiatan ini dibuka Langsung oleh Kepala LLDIKTI Wil II Palembang. Workshop dilaksanakan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif sekaligus pendampingan teknis dalam penyusunan kurikulum yang selaras dengan kebijakan pendidikan tinggi, Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), serta kebutuhan dunia kerja dan pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Ketua STIA Bengkulu, Gustini, SE.MM., menegaskan bahwa penyusunan Kurikulum Berdampak Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan tata kelola akademik yang berkualitas serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul, berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kepala LLDIKTI Wil II , Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc, Menyampaikan Melalui workshop ini, peserta memperoleh pendampingan dalam melakukan peninjauan dan penyempurnaan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur kurikulum, bahan kajian, serta pemetaan mata kuliah yang mengacu pada pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Proses pendampingan juga diarahkan untuk memastikan dokumen kurikulum memenuhi ketentuan yang berlaku dan mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, telaah dokumen, serta konsultasi teknis dengan narasumber. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan dokumen kurikulum yang implementatif, responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daerah.

Melalui penyelenggaraan Workshop dan Pendampingan Penyusunan Kurikulum Berdampak Tahun 2026, STIA Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem penjaminan mutu akademik, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan serta dinamika perkembangan di tingkat lokal, nasional, maupun global. (Akh/mcstiabkl26)